Senin, 30 Juni 2014

link tugas 12 prinsip dasar animasi
https://www.youtube.com/watch?v=118lBh3UUa4

Senin, 23 Juni 2014

Artikel Animasi Tradisional_kelompok 1

Artikel Animasi Tradisional
A.    Animasi Tradisional
Animasi tradisional adalah teknik animasi yang paling umum dikenal samapai saat ini. Animasi tradisional juga dikenal sebagai animasi cel atau animasi yang dihasilakan dengan tangan yaitu setiap proses melibatkan tangan.Animasi tradisional merupakan proses yang digunakan untuk film-film untuk animasi-animasi yang paling lama yaitu pada abad ke 20.
B.     Jenis – jenis Animasi tradisional
a.       Animasi Tradisional Film
Ø  Pengertisn Cell Animation
Animasi cel atau Cell Animation berasal dari kata “celluloid” adalah lembaran pada objek yang digambar atau dicat untuk animasi tradisional, hard-drawn animation. Kata celluloid merupakan material yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak. Cell animation biasanya merupakan lembaran- lembaran yang membentuk sebuah frame animasi. Lembaran-lembaran ini memungkinkan animator untuk memisahkan dan menggambar kembali bagian-bagian gambar yang berubah antara frame yang berurutan. Disebut cell animation karena teknik pembuatannya dilakukan pada celluloid transparent.
Ø  Teknik dan cara kerja Cell Animation
Pada umumnya, karater yang digambar pada cell lalu diletakan diatas background yang statis/diam. Hal ini dapat mengurangi jumlah gambar yang harus digambar ulang dan dapat membagi pekerjaan disetiap produksinya. Teknik ini juga dapat mengurangi jumlah biaya produksi
Teknik ini ditemukan oleh Earl Hurd, dan dipatenkan pada tahun 1914. Dulunya mereka menggambar garis sketsa di sisi depan cel sedangkan mewarnainya di sisi blakang cel, namun sejak tahun 1960an proses ini diganti dengan teknik xerografi atau teknik fotocopy. Ini merupakan teknik penting lain yang dikembangkan oleh Caster Carlson di Animation Photo Transfer Process, Pertama kali ditunjukan di The Black Cauldron pada tahun 1985. Tidak setiap detail dari film animasi cel baru ditarik ke setiap frame. Jika ini begitu, film animasi cel akan mengambil lebih lama untuk menghasilkan. Itu umum bagi animator untuk membuat piring latar belakang. Sebuah piring latar belakang latar belakang digambar tangan yang digunakan kembali untuk beberapa adegan. Animator sering digunakan kembali gambar, khususnya gambar karakter berjalan, karena akan sangat tidak efisien untuk redraw sesuatu yang begitu berulang-ulang.
Ø  Penggunaan Cell Animation
Jika saat menonton kartun dan mengetahui mana objek yang bergerak dan warna berbeda dengan backgroundnya. Misalnya sebuah benda berada di foreground layer bersama dengan objek lainnya, dan saat benda 1 itu bergerak sebelum benda 2 tersebut bergerak ke adegan yg lain. Jika demikian berarti terjadi adanya background plate.filntstone dan the simsons merukapan salah satu dari beberapa kartun yang menggunakan cell animation pada pengerjaannya dan background plate sebagai alat bantu produksinya. Sekarang Cell animation digunakan sebagian dalam periklanan, web desain,
game dan kartun itu sendiri.
b.      Animasi Tradisional Non Film
Ø  Zoetrope (1834)
Perangkat Zoetrope adalah perangkat yang menciptakan citra gambar bergerak. Awal Zoetrope dasar diciptakan di China sekitar 180 Masehi oleh penemu Ting Huan produktif ( ). Terbuat dari kertas tembus atau panel mika, Huan tergantung perangkat di atas lampu. Udara berubah naik baling-baling di bagian atas dari yang tergantung gambar dilukis di panel akan muncul untuk bergerak jika perangkat berputar pada kecepatan yang tepat.
Para zoetrope modern diproduksi pada tahun 1834 oleh William George Horner. Perangkat dasarnya adalah sebuah silinder dengan celah vertikal di sekitar sisi. Sekitar tepi bagian dalam dari silinder ada serangkaian gambar di sisi berlawanan dengan celah. Sebagai silinder diputar, pengguna kemudian terlihat melalui celah untuk melihat ilusi gerak. Zoetrope ini masih digunakan dalam program animasi untuk menggambarkan konsep awal animasi.
Ø  Magic lantern (1950)
Magic Lantern adalah pendahulu dari proyektor modern. Ini terdiri dari lukisan minyak tembus dan lampu sederhana. Bila disatukan dalam sebuah ruangan gelap, gambar akan muncul lebih besar pada permukaan yang datar. Athanasius  Kircher  berbicara tentang hal ini berasal dari Cina pada abad ke-16. Beberapa slide untuk lentera berisi bagian-bagian yang bisa digerakkan secara mekanis untuk menyajikan gerakan terbatas di layar.
Ø  Thaumatrope (1824)
Thaumatrope Sebuah mainan sederhana yang digunakan di era Victoria. Thaumatrope adalah disk lingkaran kecil atau kartu dengan dua gambar yang berbeda di setiap sisi yang melekat pada seutas tali atau sepasang string berjalan melalui pusat. Ketika string diputar-mutar cepat antara jari, dua gambar muncul dan bergabung menjadi satu gambar. Thaumatrope ini menunjukkan fenomena Phi, kemampuan otak untuk terus merasakan gambar. Penemunya adalah Charles Babbage, Peter Roget, atau John Ayrton Paris, tetapi Paris diketahui telah digunakan untuk menggambarkan satu fenomena Phi pada 1824 ke Royal College of Physicians.
Ø  Phenakistoscope (1831)
Sebuah disk phenakistoscope oleh Eadweard Muybridge (1893). Phenakistoscope adalah perangkat animasi awal, pendahulu dari zoetrope tersebut. Ini diciptakan pada tahun 1831 bersamaan dengan Belgia dan Joseph Plateau Simon von Stampfer Austria.
Ø  Praxinoscope (1877)
Para praxinoscope, ditemukan oleh ilmuwan Perancis Charles – Émile Reynaud, merupakan versi lebih canggih dari zoetrope tersebut. Ini digunakan mekanisme dasar yang sama strip gambar ditempatkan pada bagian dalam silinder berputar, tapi bukannya melihat melalui celah, itu dilihat dalam serangkaian kecil, cermin stasioner di sekitar bagian dalam silinder, sehingga animasi akan tinggal di tempat, dan memberikan gambar lebih jelas dan kualitas yang lebih baik. Reynaud juga mengembangkan versi yang lebih besar dari praxinoscope yang dapat diproyeksikan ke sebuah layar, yang disebut Optique Théâtre.
Ø  FlipBook (1868)
FlipBook buku adalah sebuah buku dengan serangkaian gambar-gambar yang bervariasi secara bertahap dari satu halaman ke halaman berikutnya, sehingga ketika halaman yang berubah cepat, gambar-gambar muncul untuk menghidupkan dengan mensimulasikan gerakan atau beberapa perubahan lainnya. Buku sandal sering digambarkan buku untuk anak-anak, tetapi juga dapat diarahkan untuk orang dewasa dan menggunakan serangkaian foto-foto bukan gambar. FlipBook tidak selalu buku yang terpisah, tetapi dapat muncul sebagai fitur tambahan dalam buku-buku biasa atau majalah, sering di sudut-sudut halaman. Software paket dan situs juga tersedia yang mengkonversi file video digital ke dalam custom-made FlipBook.
C.     Video
D.    Daftar Pustaka
-          https://intanparlina.files.wordpress.com/2013/09/pembahasan-5-animasi.pdf
-          http://faradinda.blogspot.com/2010/11/animasi-merupakan-suatu-seni-untuk.html
-          http://bagusalfiyanto.blogspot.com/2010/04/perkembangan-animasi.html
-          ms.wikipedia.org/wiki/Animasi_komputer







Kamis, 22 Mei 2014

702012068
Gladys.G.Ambayu
Tugas Individu
CHALK ZONE





1    1. Sinopsis cerita :

Chalk Zone adalah sebuah serial animasi dari Amerika Serikat yang diproduksi oleh Frederator Studios untuk Nickelodeon. Di Indonesia serial kartun ini ditayangkan oleh Global TV. Serial kartun atau animasi ini sangat mirip dengan sebuah kartun dari tahun 1974 yang berjudul Simon in the Land of Chalk Drawings.

Tokoh utama dalam kartun ini adalah seorang murid SD bernama Rudy Tabootie. Ia memiliki sebuah kapur ajaib yang memungkinkannya masuk ke Chalk Zona atau "Zona Kapur", sebuah dimensi lain di mana apapun yang pernah digambar dengan kapur ajaib ini menjadi hidup.


Serial ini berkisar pada petualangan Rudy bersama Snap kawannya dan teman sekelasnya Penny Sanchez. Pada awalnya kartun ini ditayangkan pada tanggal 1 Februari 2003 dan dihentikan pada 9 September 2004.

2          2. Studio animasi : Frederator Studios
3          3. Production house : Nickelodeon.
4          4. Sutradara :  Bill Burnett.
5          5. Pemeran :

RUDY TABUDY


Rudy seorang seniman anak anak menukan sebuah kapur di bawak kolong meja pada saat ia membuat huruf O terlhat dunia yang bergambargan kapur dan bertemu dengan snap dari dunia kapur dan ia mengajak teman peremuannya Penny Shances dan berteman dengan Snap tapi kenapa Rudy selalu dengan Peny.













PENNY SHANCES


Penny adalah teman sekelas Rudy dan ia seorang jenius kecil tetapi ia selalu mengikuti Rudy pergi ke dunia kapur dan berteman dengan Snap.

















SNAP SNAP


Snap adalah makhluk biru yang asli dari dunia kapur yang baik dan berteman dengan Penny dan Rudy dan ia pun suka dengan ratu ratsiba yang dermawan.


Tri Wahyuni - 702012049


Tugas Individu
1.      Sinopsis cerita :
Naruto Shippuden 322 Uchiha Madara
Edo tensei Uchiha Madara akhrinya menunjukan kekuatan yang sebenarnya. Ia pun turun dan dengan cepat ia menyerang pasukan aliansi dengan mudah satu persatu shinobi ia kalahkan hanya dengan beberapa pukulan saja, tetapi tiba-tiba temari menebaskan kipas anginnya kea rah edo tensei Uchiha madara sehingga ia terpental cukup jauh akan tetapi jutsu itu belum cukup untuk membuat madara kalah.Tetapi yang mengejutkan ketika madara menciptakan sebuah batu raksasa seukuran meteor dilangit dengan Rinnegan yang ia miliki, batu raksasa itu pun jatuh mengarah ke bawah tepat diatas pasukan aliansi shinobi akan tetapi Tsuchikage secara sendirian menahan batu raksasa dan mengeluarkan jutsu “Doton : Chokeijugan no jutsu meringakan benda dan kazege gaara pun membantu dengan pasirnya, dan akhirnya batu raksasa itu pun berhenti.
1. Studio animasi : Pierrot dan Aniplex
2. Production house : Pierrot, Aniplex, Badai Co, dentsu
3.  Sutradara :  Hajime kamegaki
4. Pemeran : Naruto Uzumaki, Sakura Haruno, Shizune, chouji  Akimichi, Neji  Hyuga, Tsunade, shikamaru nara, Rock lee, Shion, Mirou, Setsuna , Gitai, Shizuku, kusuna

Maria Claudia Debby Kurnia - 702012080

PHINEAS AND FERB



Phineas and Ferb adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat yang diproduksi oleh The Walt Disney Company melalui Walt Disney Television Animation. Film ini disyuting di salah satu perumahan saat libur, di kota bagian fiksi dari San Diego. Film ini merupakan hasil inspirasi dari serial TV dari Nickelodeon, Rocko's Modern Life.
Setelah sukses dengan acara dari Viacom, SpongeBob SquarePants, Jeff "Swampy" Marsh, dan Dan Povenmire menciptakan acara ini. Dalam cerita, Phineas Flynn dan Ferb Fletcher bekerja membangun proyek di halaman belakang bersama Perry, platipus peiharaan mereka. Perry seringkali juga menghentikan secara mendadak tingkah gila dari penjahat Dr. Heinz Doofenshmirtz. Film ini merupakan aspek visual versi 2D, didesain oleh Rough Draft Studios di Korea Selatan. Selain itu didukung juga oleh TMS Entertainment dari Jepang.

Karakter utama
·         Vincent Martella sebagai Phineas Flynn (Phineas)
·         Thomas Sangster sebagai Ferb Fletcher (Ferb)
·         Ashley Tisdale sebagai Candace Gertrude Flynn (Candace)
·         Dee Bradley Baker sebagai [Perry si Platypus] (Agen P)
·         Dan Povenmire sebagai Dr. Heinz Doofenshmirtz (Profesor Doofenshmirtz)
·         Dee Bradley Baker sebagai [Pingky Si Chihuahua] (agen C)


UNGGUL CAHYO LAKSONO

Nama : Unggul Cahyo Laksono
Nim    : 702012110

The last airbender


Kisah film kartun ini bergulir ketika dunia dipisahkan ke dalam empat suku bangsa, sesuai elemen alam yaitu kerajaan bumi, suku air, pengendara udara dan bangsa api. Setting waktunya berabad-abad lampau. Lalu pada setiap bangsa tersebut ada seorang pengendali. Seorang pengendali itu memiliki kemampuan untuk mengendalikan unsur yang dimiliki oleh bangsanya. Sesuai elemen alam yang menjadi ciri khas bangsa tersebut. Kemudian pada setiap generasi muncul pula seorang avatar. Avatar adalah tokoh pengendali tingkat tinggi. Tapi ia tidak hanya memiliki satu kemampuan untuk mengendalikan satu elemen alam. Avatar adalah pengendali yang mampu mengendalikan keempat elemen itu. Tetapi pada suatu masa, avatar menghilang secara misterius. Ia menghilang pada saat dunia sedang membutuhkan kemampuannya. Raja Api mengobarkan perang. Sang raja ingin menguasai dunia.
Cerita bergulir ke wilayah suku air. Seorang pengendali air bernama Katara dan saudara laki-lakinya bernama Sokka menemukan seorang anak terkurung di dalam bongkahan es. Mereka tidak sengaja bertemu dengannya dan membantu mengeluarkannya dari dalam es. Katara yakin bahwa anak itu adalah seorang avatar yang masih awam akan kemampuannya.
Aang, nama anak itu, ditemukan bersama dengan seekor banteng terbang raksasa bernama Appa. Aang memang menunjukkan bakatnya sebagai avatar. Sayang, kemampuannya itu belum sempurna.
Akhirnya mereka bertiga, Aang, Katara, dan Sokka berkelana mengelilingi dunia. Katara dan Sokka membantu Aang untuk melatih kemampuannya agar dapat menguasai keempat unsur elemen alam. Selain itu, mereka bertiga pun harus mengagalkan ambisi raja api untuk menguasai dunia. Serta mendamaikan dunia dari bencana perang yang telah digagas bangsa api. Maka bergulirlah cerita menjadi kisah yang seru untuk ditonton.
Sebenarnya usia Aang harusnya 12 tahun namun menurut cerita juga bahwa Aang tertidur dalam bongkahan es 100 tahun lamanya. Jadilah dia menjadi berusia 112 tahun namun masih terlihat seperti anak kecil pada umumnya. Teman Aang bernama Katara, Toph, Sokka beserta binatang peliharaannya Momo dan Appa. Difilm inilah Aang bersama dengan teman-temannya berusaha untukmenguasai empat elemen yang terdiri dari air, udara, api dan angin untuk mengalahkan raja Api yang ingin menguasai dunia.



Production House : Nickelodeon

Pembuat       : Michael Dante DiMartino
          Bryan Konietzko
Penulis          : Michael Dante DiMartino
   Bryan Konietzko
   Aaron Ehasz
Sutradara      :   Lauren MacMullan
Dave Filoni
Giancarlo Volpe
Ethan Spaulding
Joaquim Dos Santos

Pengisi suara :   Karakter Aang ini namanya adalah Zach Tyler Eisen.
                        Karakter zuko ini oleh Dante Basco
                        Karakter katara oleh Mae Whitman
                        Karakter zokka oleh Jack De Sena
                        Karakter toph si pengendali tanah oleh Jessie Flower
                        Karakter azula adik dari pangeran zuko oleh Grey DeLisle






                                                             
                                                              DASAR ANIMASIA.      DEFINISI ANIMASIAnimasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud dalam definisi di atas bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan. Pada proses pembuatannyam sang pembuat animasi atau yang lebih dikenal dengan animator harus menggunakan logika berfikir untuk menentukan alur gerak suatu objek dari keadaan awal hingga keadaan akhir objek tersebut. Perencanaan yang matang dalam perumusan alur gerak berdasarkan logika yang tepat akan menghasilkan animasi yang menarik untuk disaksikan.Apabila kita perhatikan penjelasan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan animasi, yaitu Objek/ gambar dan alur gerak. Atau juga Animasi merupakan suatu teknik menampilkan gambar berurut sedemikian rupa sehingga penonton merasakan adanya ilusi gerakan (motion) pada gambar yang ditampilkan. Secara umum ilusi gerakan merupakan perubahan yang dideteksi secara visual oleh mata penonton sehingga tidak harus perubahan yang terjadi merupakan perubahan posisi sebagai makna dari istilah ‘gerakan’. Perubahan seperti perubahan warna pun dapat dikatakan sebuah animasi.B.      SEJARAH ANIMASI          Animasi merupakan sutu teknik yang banyak sekali dipakai di dalam dunia film dewasa ini, baik sebagai suatu kesatuan yang utuh, bagian dari suatu film, maupun bersatu dengan film live. Dunia film sebetulnya berakar dari fotografi, sedangkan animasi berakar dari dari dunia gambar, yaitu ilustrasi desain grafis (desain komunikasi visual). Melalui sejarahnya masing-masing, baik fotografi maupun ilustrasi mendapat dimensi clan wujud baru di dalam film live clan animasi.Dapat dikatakan bahwa animasi merupakan suatu media yang lahir dari dua konvensi atau disiplin, yaitu film clan gambar. Untuk dapat mengerti clan memakai teknik animasi, kedua konvensi tersebut harus dipahami dan dimengerti.          Film, biasa dipakai untuk merekam suatu keadaan, atau mengemukakan sesuatu. Film dipakai untuk memenuhi suatu kebutuhan umum, yaitu mengkomunikasikan suatu gagasan, pesan atau kenyataan. Karena keunikan dimensinya, clan karena sifat hiburannya, film telah diterima sebagai salah satu media audio visual yang paling popular dan digemari. Karena itu juga dianggap sebagai media yang paling efektif.          Untuk dapat mempergunakan media film ada dua masalah pokok yang harus dihadapi, yaitu masalah teknis film clan masalah teknik mengemukakan sesuatu denga film atau biasa disebut teknik presentasi. Demikian juga dengan hal yang harus diketahui di dalam film animasi, yaitu masalah teknik animasi, dan masalah teknik mengkomunikasikan sesuatu dengan teknik animasi. Sering perkataan teknik berkomunikasi lebih akrab dikatakan seni berkomunikasi.Di dalam kenyataannya memang hal ini sangat erat hubungannya dengan berbagai bidang kegiatan seni, baik visual maupun verbal atau teateral. Bagi seorang perencana komunikasi, kegiatan ini sangat penting dimengerti. Seorang pembuat film akan mengahadapi masalah teknik membuat film dan seni membuat film.       Semua hal yang tertulis di dalam pembahasan ini, bukanlah suatu batasan, melainkan suatu cara melihat dan ringkasan permasalahan yang harus dikembangkan.Asal Mula Teknik Film AnimasiKeinginan manusia untuk membuat gambar atau santiran (image) yang hidup dan bergerak sebagai pantara dari pengungkapan (expression) mereka, merupakan perwujudan dari bentuk dasar animasi yang hidup berkembang. Kata animasi itu sendiri sebenarnya penyesuaian dari kata animation, yang berasal dari kata dasar to animate, dalam kamus umum Inggris-Indonesia berarti menghidupkan (Wojowasito 1997). Secara umum animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan, menggerakkan benda mati; Suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak, atau hanya berkesan hidup. Sebenarnya, sejak jaman dulu, manusia telah mencoba meng¬animasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh para ahli purbakala di gua Lascaux Spanyol Utara, sudah berumur dua ratus ribu tahun lebih; Mereka mencoba untuk menangkap gerak cepat lari binatang, seperti celeng,bison atau kuda, digambarkannya dengan delapan kaki dalam posisi yang berbeda dan bertumpuk (Hallas and Manvell 1973:23).Orang Mesir kuno menghidupkan gambar mereka dengan urutan gambar-gambar para pegulat yang sedang bergumul, sebagai dekorasi dinding. Dibuat sekitar tahun 2000 sebelum Masehi (Thomas 1958:8)          Lukisan Jepang kuno memperlihatkan suatu alur cerita yang hidup, dengan menggelarkan gulungan lukisan, dibuat pada masa Heian(794-1192) (ensiklopedi Americana volume 19, 1976). Kemudian muncul mainan yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19 di Eropa, berupa lembaran cakram karton tebal, bergambar burung dalam sangkar, yang kedua sisi kiri kanannya diikat seutas tali, bila dipilin dengan tangan akan memberikan santir gambar burung itu bergerak (Laybourne 1978:18).Hingga di tahun 1880-an, Jean Marey menggunakan alat potret beruntun merekam secara terus menerus gerak terbang burung, berbagai kegiatan manusia dan binatang lainnya. Sebuah alat yang menjadi cikal bakal kamera film hidup yang berkembang sampai saat ini. Dan di tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi ayng disebut Praxinoscope, berupa rangkaian ratusan gambar animasi yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin menjadi suatu gerak film, sebuah alat cikal bakal proyektor pada bioskop (Laybourne 1978:23).Kedua pemula pembuat film bioskop, berasal dari Perancis ini,dianggapsebagai pembuka awal dari perkembangan teknik film animasi(Ensiklopedi AmericanavoLV1,1976:740)Sepuluh tahun kemudian setelah film hidup maju dengan pesat-nya di akhir abad ke 19. Di tahun 1908, Emile Cohl pemula dari Perancis membuat film animasi sederhana berupa figure batang korek api. Rangkaian gambar-gambar blabar hitam(black-line) dibuat di atas lembaran putih, dipotret dengan film negative sehingga yang terlihat figur menjadi putih dan latar belakang menjadi hitam.          Sedangkan di Amerika Serikat Winsor McCay (lihat gambar disamping) membuat film animasi “Gertie the Dinosaur” pada tahun 1909. Figur digambar blabar hitam dengan latar belakang putih. Menyusul di tahun-tahun berikutnya para animator Amerika mulai mengembangkan teknik film animasi di sekitar tahun 1913 sampai pada awal tahun 1920-an; Max Fleischer mengembangkan “Ko Ko The Clown” dan Pat Sullivan membuat “Felix The Cat”. Rangkaian gambar-gambar dibuat sesederhana mungkin, di mana figure digambar blabar hitam atau bayangan hitam bersatu dengan latar belakang blabar dasar hitam atau dibuat sebaliknya. McCay membuat rumusan film dengan perhitungan waktu, 16 kali gambar dalam tiap detik gerakan.          Fleischer dan Sullivan telah memanfaatkan teknik animasi sell, yaitu lembaran tembus pandang dari bahan seluloid (celluloid) yang disebut “cell”. Pemula lainnya di Jerman, Lotte Reineger, di tahun 1919 mengembangkan film animasi bayangan, dan Bertosch dari Perancis, di tahun 1930 membuat percobaan film animasi potongan dengan figure yang berasal dari potongan-potongan kayu. Gambar berikut adalah tokoh “Gertie The Dinosaurs”, dan “Felix the Cat”George Pal memulai menggunakan boneka sebagai figure dalam film animasi pendeknya, pada tahun 1934 di Belanda. Dan Alexsander Ptushko dari Rusia membuat film animasi boneka panjang “The New Gulliver” di tahun 1935.          Di tahun 1935 Len Lye dari Canada, memulai menggambar langsung pada film setelah memasuki pembaharuan dalam film berwarna melalui film”Colour of Box”. Perkembangan Teknik film animasi yang terpenting, yaitu di sekitar tahun 1930-an. Dimana muncul film animasi bersuara yang dirintis oleh Walt Disney dari Amerika Serikat, melalui film”Mickey Mouse”, “Donald Duck” dan ” Silly Symphony” yang dibuat selama tahun 1928 sampai 1940.Pada tahun 1931 Disney membuat film animasi warna pertama dalam filmnya “Flower and Trees”. Dan film animasi kartun panjang pertama dibuat Disney pada tahun 1938, yaitu film “Snow White and Seven Dwarfs”.          Demikian asal mula perkembangan teknik film animasi yang terus berkembang dengan gaya dan ciri khas masing-masing pembuat di berbagai Negara di eropa, di Amerika dan merembet sampai negara¬negara di Asia. Terutama di Jepang, film kartun berkembang cukup pesat di sana, hingga pada dekade tahun ini menguasai pasaran film animasi kartun di sini dengan ciri dan gayanya yang khas.          Sikap Asas Film AnimasiFilm animasi berasal dari dua disiplin, yaitu film yang berakar pada dunia fotografi dan animasi yang berakar pada dunia gambar. Kata film berasal dari bahasa inggris yang telah di Indonesiakan, maknanya dapat kita lihat pada kamus umum Bahasa Indonesia: “1 barang tipis seperti selaput yang dibuat dari seluloid empat gambar potret negative (yang akan dibuat potret atau dimainkan dalam bioskop); 2 lakon (cerita) gambar hidup;” (Poerwadarminfa 1984)          Secara mendasar pengertian film yang menyeluruh sulit dijelaskan. Baru dapat diartikan kalau dilihat dari konteksnya; misalnya dipakai untuk potret negatif atau plat cetak, film mengandung pengertian suatu lembaran pita seluloid yang diproses secara kimia sebelum dapat dilihat hasilnya; atau yang berhubungan dengan cerita atau lakon, film mengandung pengertian sebagai gambar hidup atau rangkaian gambar-gambar yang bergerak menjadi suatu alur cerita yang ditonton orang, bentuk film yang mengandung unsur dasar cahaya, suara dan waktu.Sedangkan pengertian animasi secara khusus dapat kita simak pada ensiklopedi “Americana”:“Animated, a motion picture consisting of series of invidual hand-drawn sketches, in which the positions or gestures of the figures are varied slightly from one sketch to another. Generally, the series is film and, when projected on screen, suggest that figures are moving” (Encyclopedia Americana vol. V1,1976). Teknik film animasi, sperti halnya film hidup, dimungkinkan adanya perhitungan keceaptan film yang berjalan berurutan antara 18 sampai 24 gambar tiap detiknya.Gambar yang diproyeksikan ke layar sebetulnya tidak bergerak, yang terlihat adalah gerakan semu, terjadi pada indra kita akibat perubahan kecil dari satu gambar ke gambar yang lain, adanaya suatu fenomena yang terjadi pada waktu kita melihat, disebut Persistence of Vision, sehingga menghasilkan suatu ilusi gerak dari pandangan kita.Berbeda dengan film hidup, gambar diambil dari pemotretan obyek yang bergerak, lalu dianalisis satu persatu menjadi beberapa gambar diam pada tiap bingkai pita seluloid.Sedangkan film animasi, gerak gambar diciptakan dengan menganalisis gambar per gambar atau kerangka demi kerangka oleh animator, lalu direkam gambar demi gambar atau gerak demi gerak dengan menggunakan kamera stop-frame, kamera yang memakai alat mesin penggerak frame by frame, yaitu alat penggerak pita seluloid bingkai per bingkai, dengan perhitungan waktu untuk tiap satu detik dibutuhkan 24 bukaan bingkai kamera untuk merekam gambar, gerak ke pita seluloid.C.      JENIS-JENIS ANIMASI BESERTA CONTOHNYA·         2D animationadalah jenis animasi yang memiliki sifat flat secara visual. Bila dilihat dari teknis pembuatannya terdapat dua cara, yaitu manual dan komputer. teknik animasi manual atau yang biasa disebut dengan cell animation adalah teknik animasi yang paling lama usianya. Teknik animasi ini memungkinan animator untuk membuat gambar pada lembaran celuloid (lembar trasparan) yang berlapis-lapis. karena kemajuan teknologi sekarang animator tidak lagi membuat animasi tradisional ini dengan lembaran celuloid, tapi bisa dengan menggunakan kertas biasa yang nanti akan di pindai (scan) lalu di warna dengan menggunakan komputer. Teknik animasi 2D komputer adalah teknis animasi yang dibuat dengan menggunakan bantuan komputer (software) dan tetap mengandalkan kemampuan menggambar lembar demi lembar. Sehingga yang membedakan antara traditional animation dengan 2D CGI (Computer generated imagery) adalah medianya. contoh filmnya banyak sekali. teman-teman pasti sudah sangat akrab dengan film tom and jerry, atau mickey mouse, donald duck, crayon sinchan, naruto, dll. semua itu dibuat dengan menggunakan teknik manual/tradisional.·         3D animation. Disebut tiga dimensi karena jenis ini memiliki sifat kedalaman/ruang pada objeknya. Secara sepintas kita akan mudah mengenali film animasi dengan jenis tiga dimensi ini. karena bentuknya yang halus, pencahayaan yang lebih rill dan kesan ruang yang lebih terasa. Semua itu bisa dilakukan karena dibantu dengan teknologi komputer masa kini yang sudah canggih. dalam jenis animasi ini objek yang akan dianimasikan bisa dilihat dari semua sudut/sisinya. seperti halnya boneka sungguhan namun objek dibuat secara digital dengan menggunakan software khusus.Nah untuk film jenis ini pasti kita juga sudah sangat akrab. diantaranya adalah: finding nemo, toy story, shrek, trasformer, dll·         Stop motion animation. adalah teknik animasi yang menggabungkan teknologi fotografi dengan animasi. media yang digunakan bisa bermacam-macam. misalnya boneka, kertas, gambar dikertas, gambar di papan tulis, lilin/malam, dll. semua objek itu bisa dijadikan sebagai objek animasi yang nantinya akan di foto tiap gerakannya. Nah dengan teknik ini kita bisa saja membuat animasi tanpa harus memiliki kemampuan menggambar. Lho kok bisa? bisa saja, kita siapkan saja boneka atau robot-robotan yang kemudian digerakkan sedikit-demi sedikit sambil difoto pergerakan. Dan tentunya dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran tingkat tinggi, seperti halnya jenis animasi lainnya. Contoh filmnya: shaun the sheep, nightmare before chrismast, dll. Nah dari materi singkat diatas memang belum menerangkan semua detail dari taknis animasi. karena jika dijabarkan lagi maka akan terdapat banyak cabang dari jenis animasi tersebut. tapi setidaknya materi singkat ini bisa memberikan wawasan baru buat teman-teman. bila ada yang ingin di tanyakan ada didiskusikan silahkan isikan pada kolom komentar dibawah ini. Sebelumnya juga saya pernah memposting artikel tentang jenis animasi. Disana saya menjabarkan dari sudut pandang teknis pembuatan.D.      FUNGSI ANIMASIa.    Media Hiburan, Animasi digunakan untuk menghibur penonton atau pengguna animasi tersebut, sehingga memberikan kepuasan. Animasi sebagai media hiburan biasanya digarap dengan sangat serius karena sebagai produk dagangan yang memiliki harga jual. Sebagai media hiburan, animasi digarap sebagai project.Contoh : Film,  Video Klip, Games dll b.    Media Presentasi, Animasi digunakan untuk membuat menarik perhatian para auden atau peserta presentasi terhadap materi yang disampaikan oleh presenter. Dengan penambahan animasi pada media presentasi membawa suasana presentasi menjadi tidak kaku. Dengan penambahan animasi diharapkan dapat tercapai penyampaian informasi atau terjadinya komunikasi yang baik dalam kegiatan presentasi. c.     Fungsi animasi dalam presentasi diantaranya :-          Menarik Perhatian dengan adanya pergerakan dan suara yang selaras-          Memperindah tampilan presentasi-          Memudahkan susunan presentasi-          Mempermudah penggambaran dari suatu materi d.    Media Iklan/Promosi, Animasi sebagai media iklan atau promosi dibangun sedemikian rupa agar pemirsa atau penonton tertarik untuk membeli atau memiliki atau mengikuti apa yang disampaikan dalam alur cerita dari animasi tersebut. e.    Media Bantu/Tools, Animasi sebagai media bantu atau tools digunakan sebagai perangkat penuntun atau petunjuk dalam melakukan sesuatu. Sebagai media bantu, animasi akan terlihat menonjol atau memberikan daya tarik atau memunculkan fokus baru terhadap sesuatu yang perlu dibantu. f.     Media Pelengkap, Animasi digunakan sebagai pelengkap atau tambahan atau hiasan pada

E.       PERKEMBANGAN FILM ANIMASI DI DUNIAü  Awal Perkembangan AnimasiSejak awal ditemukannya sinema, para pembuat film telah menggunakan teknik animasi untuk menghasilkan efek visual, seperti ledakan, roket, serta benda terbang lainnya dalam film-film mereka. Film animasi penuh pendek pertama dengan format film standart tercatat adalah Humorous Phases of Funny Faces (1906) yang diproduksi oleh kartunis surat kabar Amerika, J. Stuart Blackton. Film animasi ini menggambarkan seorang kartunis yang tengah menggambar wajah di sebuah papan tulis. Di wilayah Eropa film animasi pendek Fantasmagorie (1908) karya Émile Cohl asal Perancis tercatat sebagai salah satu film animasi tertua. Sementara film animasi panjang pertama adalah El Apóstol (1917) karya Quirino Cristiani, animator asal Argentina. Animasi stop-motion “3-D” pertama tercatat adalah The Grasshopper and the Ant (1911) dan The Cameraman's Revenge (1911) karya animator Soviet Wladislaw Starewicz. Pada periode film bisu ini, film-film animasi berkembang demikian pesat hampir di seluruh negara di dunia baik di Asia, Eropa, dan terutama di Amerika. Karakter animasi pertama yang sangat berpengaruh dan sukses adalah Gertie, si Brontosaurus dalam Gertie the Dinosaur (1914) yang filmnya berisi sebanyak 10.000 frame gambar. Sang kreator adalah animator komik kenamaan harian New York Herald, yakni Winsor McCay. Beberapa tahun kemudian karakter populer, si kucing Felix karya animator Otto Messmer, muncul pertama kali dalam film Feline Follies (1919) dan Musical Mews (1919). Kucing superstar ini muncul dalam ratusan film pada satu dekade ke depan dan tercatat merupakan karakter animasi pertama yang sukses menjadi merchandise. The Last Life (1928) tercatat sebagai film animasi Felix terakhir yang popularitasnya semakin menurun karena munculnya teknologi suara dan kalah bersaing dengan superstar Walt Disney, Mickey Mouse. Sementara animator legendaris Walt Disney semasa era film bisu ini tercatat telah sukses dengan seri kartun Alice serta Oswald, Si Kelinci.ü  Animasi di Era Awal Film Bicara.. Tidak kalah dengan Disney beberapa studio kompetitor lainnya turut mengembangkan beberapa karakter animasi yang masih dikenal hingga kini. Fleischer Brothers adalah empat bersaudara yang bertanggungjawab mempopulerkan karakter-karakter populer seperti Bimbo, Betty Boob, hingga Popeye. Si seksi Betty Boob mulai populer dalam film Silly Scandals (1931) namun setelah sukses dengan beberapa filmnya karakter ini mulai memudar setelah munculnya lembaga sensor film. Sementara karakter Popeye muncul pertama kali bersama Betty Boop dalam Popeye the Sailor (1933). Sejak tahun 1938, Popeye menggantikan Mickey Mouse sebagai karakter animasi paling populer di Amerika yang bertahan hingga dua dekade ke depan. Fleischer Brothers bersama DC Comics kelak juga mempelopori film animasi superhero populer, Superman (1941) yang diikuti belasan seri lainnya.ü  Periode Emas Film Animasi di Era KlasikSelain sukses dengan seri Mickey Mouse, Disney juga sukses besar dengan 



seri kartun Silly Symphony. Seri pertamanya adalah Skeleton Dance (1929) dan kemudian berlanjut sampai dengan 70 episode lebih hingga tahun 1939. Selama satu dekade ini seri Silly Symphony juga sukses menyabet tujuh Oscar untuk kategori animasi pendek terbaik. Flowers and Tree (1932) adalah peraih Oscar pertama untuk studio Disney serta tercatat sebagai film animasi pertama yang menggunakan teknologi tiga warna (technicolor). Seri yang paling populer adalah The Three Little Pigs (1933) dengan lagu hit-nya Who’s Afraid of the Big Bad Wolf?. Pada era 30-an ini pula ikon populer Disney lainnya mulai bermunculan, yakni Pluto, Goofy, serta Donald Duck.Walt Disney meraih kejayaannya pada akhir dekade 30-an hingga 50-an melalui belasan film animasi panjangnya. Disney mengawali rentetan suksesnya melalui animasi klasik, Snow White and the Seven Dwarfs (1937) yang tercatat sebagai pencetak keuntungan terbesar pada tahun rilisnya. Film yang merupakan perpaduan roman, fantasi, serta musikal ini menjadi formula dasar bagi film-film klasik Disney berikutnya, seperti Pinocchio (1940), Bambi (1942), Cinderella (1950), Alice in Wonderland (1951), serta Sleeping Beauty (1959). Disney juga melakukan terobosan besar melalui film termahalnya saat itu, yakni Fantasia (1940) yang merupakan perpaduan harmonis antara musik klasik dengan animasi.Studio Warner Bros. (WB) bersama tim animatornya, Isadore "Friz" Freleng, Bob Clampett, Chuck Jones, serta Tex Avery, bersaing dengan Disney melalui seri kartunnya yang ekstrem, brutal, serta “sadistik” yang memang ditujukan untuk penonton dewasa melalui seri Looney Toons dan Happy Harmonies. Melalui seri inilah ikon-ikon kartun klasik seperti Porky Pigs, Bugs Bunny, Elmer Fudd, Duffy Duck, Sylvester, Tweety, Speedy Gonzales, Road Runner, hingga Coyote mulai muncul. Mel Blanc juga dikenal sebagai pengisi suara nyaris semua ikon kartun WB tersebut. Sementara karakter kartun eksentrik WB lainnya, yakni Pink Panther baru muncul pada awal dekade 60-an.Sementara itu studio MGM bersama William Hanna dan Joseph Barbera menjadi rival serius Disney dan WB melalui seri kartun populernya, Tom & Jerry. Dua karakter ini muncul pertama kali dalam Puss Gets the Boot (1940). Sukses film ini berlanjut hingga dua dekade ke depan yang diproduksi hingga lebih dari seratus judul. Karakter kucing dan tikus ini mampu mendobrak dominasi Disney dengan meraih Oscar (animasi pendek terbaik) lebih banyak dibandingkan seri kartun lainnya. Dalam dekade 40-an saja tercatat ada lima judul film yang meraih Oscar yakni, Yankee Doodle Mouse (1943), Mouse Trouble (1944), Quiet, Please! (1945), The Cat Concerto (1946) serta The Little Orphan (1948).Pada periode ini teknik animasi stop-motion juga populer yang dipelopori oleh Ray Harryhausen, yang dijuluki pula bapak animasi stop-motion. Teknik ini sering digunakan sebagai efek visual dalam film-film fiksi ilmiah untuk menggambarkan karakter raksasa, monster, makhluk angkasa, dan lain sebagainya. Ray mulai terlibat produksi animasi stop-motion dalam Mighty Joe Young (1949), dan namanya mulai dikenal setelah bekerja dalam film-film sukses seperti Earth vs. The Flying Saucers (1956), The 7th Voyage of Sinbad (1958), Mysterious Island (1961), serta Jason and the Argonauts (1963). Ray masih terlibat dalam produksi animasi stop-motion hingga awal dekade 80-an.Pada era akhir 60-an hingga pertengahan 80-an film animasi nyaris tidak mengalami perkembangan yang berarti. Disney sepanjang dua dekade ini hanya mengeluarkan film-film animasi kelas duanya, seperti The Aristocats (1970), The Rescuers (1977), hingga Tron (1982). Sistem sensor yang mulai memudar di awal dekade 60-an juga berdampak pada film-film animasi seperti tampak pada karya-karya Ralph Bakshi. Salah satu arahannya, Fritz the Cats (1972) merupakan film animasi pertama yang mendapatkan rating X. Film ini berkisah tentang seekor kucing yang menyukai seks dan obat-obatan. Bakshi juga memproduksi animasi unik bertema fantasi, Wizard (1977) dan The Lord of the Rings (1978).F.       STYLE ANIMASIØ  Style Animasi di EropaAnimasi di eropa lebih banyak tentang animasi yang ber genre fantasy , kebanyakan menggunakan cerita-cerita klasik seperti sebuah kerajaan , atau dongeng sang putri dan pangeran. Contohnya saja animasi walt disney , yaitu ‘’snow white’’ yang berasal dari dongeng terkenal dari eropa. Di dalam animasi tersebut banyak menceritakan tokoh-tokoh yang fiktif , seperti mahkluk-mahkluk hutan , kurcaci dll. Dengan mengangkat tema kerajaan dan kehidupan yang fantasi , memang inilah ciri khas dari animasi-animasi yang ada di eropa.Contoh lainya adalah  ‘’the smurf’’. Smurf  adalah nama suku fiktif berkulit biru dan berukuran kecil yang diciptakan penulis belgia , peyo. Smurf dikisahkan hidup si sebuah hutan di eropa.Dari animasi smurf tersebut semakin terlihat bagaimana ciri khas dari animasi eropa , yang kebanyakan bercerita tentang dongeng fiktif. Ø  Style Animasi di AmerikaAnimasi di amerika memiliki karakteristik gaya yang baku. Tampilan karakternya sesuai dengan gambaran objek sebenarnya begitu juga dengan alur dari animasi tersebut menggambarkan alur kehidupan nyata.Tetapi dalam animasi di amerika adalah episodik. Episode setelah episode, kembali karakter utama tidak berubah dan tidak terpengaruh oleh kejadian episode sebelumnya.Gaya animasi di amerika juga terpengaruh dari budaya amerika sendiri , contohnya the simpson. Dari animasi the simpson , kita dapat menyamakan dengan kehidupan keluarga di amerika serta budaya-budayanya.Meskipun berformat kartun, simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang kontroversial, misalnya tentang politik dan homoseksualitas. Serial ini sukses karena humor-humornya yang mengena pada penonton dan kreatif. Dan style dari animasi the simpson ini menjadi ciri khas animasi di amerika. Ø  Style Animasi di AsiaAnimasi asia yang paling menonjol dan berkembang adalah anime di jepang, bercirikan gambar yang berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas jepang.Anime memiliki karakteristik visual yang sangat bervariasi dan tidak memiliki gaya yang baku dan digunakan oleh semua anime.Namun secara umum anime jepang dapat dikenali dengan penggambaran tokoh fisik yang berlebihan/non-realistik, seperti mata yang besar ataupun gaya rambut yang liar. Umumnya penggambaran tubuh karakter tidak mengikuti proporsi normal. Karakteristik visual tersebut sebetulnya sejalan dengan gaya ilustrasi yang umum digunakan di jepang, termasuk manga.Animasi di jepang juga memiliki ciri khas dan style tersendiri , contohnya saja doraemon, doraemon adalah robot kucing dari masa depan yang memilikki alat-alat yang ber-tekhnologi tinggi. Dengan kemajuan tekhnologi di jepang akhirnya terbawa juga pada animasinya.Tidak hanya doraemon , seperti animasi astro boy dan megaman juga berceritakan tentang robot dan tekhnologi canggih di dalam animasinya , yang menjadi ciri khas tersendiri dari animasi di jepang. Berdasarkan kategori ,animasi dapat dibedakan menjadi dua , yaitu animasi 2 dimensi (2d) dan 3 dimensi (3d). Ø  Style Animasi di IndonesiaDi indonesia saja , banyak iklan di indonesia yang menggunakan animasi untuk menawarkan produknya masing-masing. Contohnya saja iklan nutrisari , insto , molto ultra dan lain-lain.Didalam iklan nutrisari mengisahkan sebuah jeruk yang terobsesi dengan minuman nutrisari , tetapi usahanya untuk mendapatkan nutrisari selalu gagal. Animasi ini adalah animasi yang lain daripada style yang ada , dibuat untuk mempromosikan produk nutrisari itu sendiri.Iklan molto ultra , produk tersebut juga menawarkan dan mempromosikan produk dengan mengunakan animasi yang unik dan animasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk promosi produk tersebut. Iklan molto ultra menciptakan style yang berbeda dari animasi lain. Begitu juga dengan iklan insto , yang menggunakan animasi untuk mempromosikan produk insto sendiri. Jika diperhatikan style yang dipakai mirip dengan style animasi amerika dan eropa . Berbicara mengenai style animasi indonesia , style animasi indonesia sendiri juga tidak lepas dari pengaruh style animasi di wilayah eropa dan amerika. Contoh animasi indonesia yang berkualitas adalah film animasi paddle pop. Animasi ini begitu istimewa karena film ini menggunakan teknologi 3 dimensi berkualitas pertama di indonesia, dan juga merupakan hasil karya anak bangsa, yaitu pt batavia pictures dan pop up 3d production. Film ini sendiri berkisah mengenai sang singa paddle pop yang berjiwa besar dalam membela kebajikan tanah tempat tinggalnya. Maka tidak hanya menghibur, namun anak-anak indonesia juga akan dididik mengenai mengenai nilai-nilai keberanian, persahabatan, dan kerja sama. Jika kita perhatikan di dalam animasi ini terdapat perpaduan style animasi di amerika dan eropa. Seperti style animasi indonesia sendiri yang terpengaruh dari style animasi lain untuk menciptakan yang baru.Datangnya teknologi suara pada akhir dekade 20-an semakin mendukung perkembangan film animasi. Pada tahun 1928, Ub Werks, animator studio Disney mengembangkan karakter baru sebagai pesaing karakter Felix The Cat. Karakter animasi populer, Mickey Mouse muncul pertama kali dalam Plane Crazy (1928) serta diikuti Steamboat Willie (1928). Dalam Steamboat Willie, karakter Mickey telah muncul bersama pasangannya Minnie, yang suara keduanya diisi sendiri oleh Walt Disney. Steamboat Willie juga tercatat sebagai film animasi pertama yang menggunakan sinkronisasi suara. Film ini merupakan landmark bagi perkembangan film animasi sekaligus pemicu sukses karakter si tikus setelahnya. Dalam perkembangan selanjutnya Walt Disney berkembang menjadi studio pelopor yang paling sukses memproduksi film-film animasi.